Hai semuanya!
Apa kabar? Yap, hari ini adalah hari terakhir di tahun 2017. So aku ingin mengisi
hari terakhir ini dengan hal-hal yang menyenangkan. Berhubung ini masih pagi
menjelang siang, so far apa yang aku lakukan hari ini cukup berfaedah, semoga
bisa lanjut sampai dipenghujung hari HAHA. Okay kali ini aku mau cerita sekilas
aja tentang KKL ku ke Surabaya dan Bali.
Jadi Peminatan
Kesehatan Lingkungan FKM Undip 2017 atau biasa disebut Convident 2017
mengadakan KKL (Kuliah Kerja Lapangan) ke Surabaya dan Bali. Perjalan dimulai hari
Minggu, 17 Desember 2017 pukul 19.30 dengan menggunakan bis Subur Jaya (kalo
gak salah). Bisnya lumayan nyaman, tapi mungkin lebih nyaman kalau ada
penyangga kaki hehe✌.
ngedsco di bis
Setelah perjalanan
panjang, akhirnya kami sampai di Surabaya dan transit di Asrama Haji untuk
bersih-bersih diri dan sarapan. Setelah menyelesaikan aktivitas pagi, akhirnya
kami lanjut kunjungan industri ke PT Smelting.
real. soon. aamiin.
PT Smelting
terletak di Gresik, dan merupakan industri pemurnian tembaga terbesar di
Indonesia. Aku gakan nyeritain tentang PT Smelting (karna memang aku tidak
pernah menulis blog untuk hal-hal yang informatif haha), so kita persingkat
saja dengan ngantuknya aku selama presentasi yang disampaikan oleh pihak
smelting. But fortunately there’s someone who stole my sight, dan seketika
seger dong aku HAHA! Skip skip. (semoga kalo jodoh gakemana)💓
coba tebak yang mengalihkan duniaku yang mana...
Setelah
penjelasan singkat dan toring ke sekeliling PT Smelting, kami lanjut ke
industri kedua, yaitu PT Yakult didaerah Mojokerto. Sumpah ya, industri disana
(yang aku lihat) BERSIH BANGET! Sistem kerja yang aku lihat disana tuh kaya di
film Willy Wonka yang memproduksi coklat ituloh, pekerjanya ada disuatu ruang
bersamaan dengan alat-alat super canggih, dan disana pekerja berseragam putih
itu jadi kontroler alat-alat yang bekerja. Super clean and cool!👍
Industri terbaik yang pernah kukunjungi!
Setelah kungjungan
industri, kami lanjut makan malam, kemudian langsung perjalanan menuju
pelabuhan ketapang. Sekitar jam 3 pagi kami sampai di pelabuhan, dan sekitar
jam 5 WITA kita sampai di pelabuhan gilimanuk. Dan ini first time aku ke Bali! So
maafkan aku kalo agak norak ya hehe😁.
Lanjut di Bali
setela 3 jam perjalanan, kami transit di hotel untuk bersih-bersih diri dan
sarapan. Selama keberadaan kami di Bali, kami dipandu oleh seorang Bli (yang namanya aku lupa wkwk). Setelah selesai, kami berkunjung ke Pura Uluwatu. Disana aku disambut
dengan spot jantung karena ada kera yang tiba-tiba ngelendotin tasku dan
mengambil gantungan tasku. Ganas banget kera disana, bahkan ada temanku yang
sandalnya diambil, padahal lagi dipakai. I don’t like monkey like that😠. Mungkin
karena pengunjung tidak diperkenankan memberikan makan, makanya kera disana
ganas. Beda sama kera di Goa Kreo (Semarang) yang lebih friendly.
monkey there I don't like
Sejujurnya
pemandangan disana indah banget! Andai ada waktu lebih lama, aku mau mencoba
menikmati pemandangannya deh. Tapi sayangnya saat itu waktu dan cuaca tidak
mendukung, makanya kenikmatan alam disana gasepenuhnya bisa dinikmati.
Next setelah
ke Pura Uluwatu, lanjut ke Pantai Dreamland dan Pantai Pandawa. Gak begitu
banyak hal menyenangkan yang bisa diutarakan, soalnya terhalang waktu dan cuaca
juga. Padahal sejujurnya aku lumayan kangen, sudah lama tidak ke pantai yang
punya view menarik (berhubung dulu waktu tinggal di Pangkalpinang sering banget
ke pantai yang pemandangannya indah). Jadi hanya sekedar mendengarkan deburan
ombak (boro-boro ngeliat). Ditambah lagi Bali kan terkenal sama pantainya yang
ada tenda tenda gitu, akusih ekspektasinya bisa lihat view seperti itu, tapi no
problem deh untuk first visit, setidaknya kenal dulu sama daerahnya.
muka males nyebur nyebur club
no sea at all, malah poto sama tebing
Setelah berkunjung ke tempat wisata, lanjut berkunjung ke tempat
oleh oleh, yaitu ke Joger daerah Badung. But disana terlalu mahal untuk kantong
mahasiswa sepertiku haha, jadi akumah belanjanya ngelimpir ke seberangnya. Setelah
dari joger, lanjut ke Hawaii, tempat oleh-oleh juga. Disana harganya lumayan
bersahabat. Jadi karena lagi di Bali, tidak lengkap rasanya kalau tidak membeli
gantungan bali (yang gatau sampai sekarang mau dikasih ke siapa) dan pie susu
(padahal di Semarang juga ada). Setelah lelah berbelanja (kalo aku lelah
muterin store nya karena mau lihat-lihat aja), kita lanjut makan malam. Selama KKL
aku merasa lebih sejahtera dalam hal makan dibanding di kos wkwk.
oleh-oleh buat yang dirumah
Setelah lelah
kesana-kemari, akhirnya sampailah dipenghujung hari, ditemani kamar Hotel Sun
Boutique yang (akhirnya) super nyaman banget. Sayangnya kami disana hanya
sampai pagi, tapi lumayan lah untuk mengistirahatkan badan yang remuk setelah
beberapa hari perjalanan. Paginya, kami makan di hotel dengan berbagai hidangan
yang luar biasa. Dan menurutku inilah focus point dari sepanjang perjalanan
yang aku jalani di KKL, sarapan di hotel HAHA! Karena makanannya beragam
banget, enak-enak pula, pokoknya I like that so much deh. Can’t say anything
but I love it. (emang dasar tukang makan)😝
Setelah
chekout dari hotel, kami melanjutkan perjalanan ke Pura Ulun Danu Bratan. Mungkin
kalian tidak mengenal namanya, tapi kalian pasti mengenal tempatnya. Yes,
karena gambar puranya terpambang nyata di uang Rp. 50.000 di bagian belakang. Seperti
biasa, pemandangan disana selalu memukau, cuma cuaca tidak mendukung, membuatku
tidak bisa menikmati view seutuhnya. Dan disanalah momen terakhir kami dipandu oleh Bli. Terimakasih Bli💓 Okay lanjut aja yah.
warna jas ujan nyaru sama warna poster. alhasil diriku kaya bunglon
Setelah ke
Pura Ulun Danu, kami lanjut ke toko oleh-oleh Krisna. Karena tidak ada ide mau
beli apalagi, jadi aku hanya memutari store dan berharap lemak-lemak yang aku
timbun selama KKL bisa terbakar (padahal impossible).
Setelah selesai
dari Krisna, kami melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan gilimanuk dan ini
adalah perjalanan terakhir kami di Bali sebelum akhirnya kami kembali menyebrang
ke Pulau Jawa. Terimakasih Surabaya-Bali yang telah memberikan liburan singkat,
khususnya kepadaku karena aku tidak balik ke rumah di liburan kali ini😞. Dan
terimakasih juga pemandangan sore yang menemaniku menghabiskan waktu-waktu
terakhir di Bali. Laut memang tidak pernah mengecewakan perasaanku!
anak yang nongki diluar kapal club
Setelah perjalanan
panjang, akhirnya sampailah kami ke Tembalang pada pukul 10 WIB di hari Kamis,
21 Desember 2017. Dengan berakhirnya perjalanan ini, maka berakhir pula momen
kumpul-kumpulku dengan teman-teman convident 2017 yang lain😭 Semoga ini hanya
pertemuan terakhir sepanjang di perkuliahan, dan kita bisa berkumpul lagi di
waktu-waktu lainnya ya, friends:”)
Terimakasih untuk
kebersamaannya selama kurang-lebih 2 semester ini, semoga kita semua bisa lulus
dari FKM secepat dan semembanggakan mungkin, dan sukses untuk karir kita dimasa
depan nanti. Farewell please! But, MONEY PLEASE!!!
Okay, ini aja
sedikit persembahan dari bis 1 KKL Convident 2017. Kenangan Terindah💓
ps: disarankan menonton dengan handphone
ps: disarankan menonton dengan handphone
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Untuk Comment-nya, Terimakasih :D