Sabtu, 11 Agustus 2018

DOWNLOAD PETA INDONESIA SHP


Hai, all! Long time no see! Jadi hari ini aku mau sharing ke kalian yang sedang berkutat mengerjakan never ending tugas kuliah, khususnya yang sedang mengerjakan tugas akhir (as me huhu). Sharing kali ini adalah bagaimana cara mendapatkan PETA WILAYAH DI INDONESIA dalam format SHP.
Yap, untuk kalian yang sedang berkutat dengan aplikasi ArcGIS, atau mungkin akan (karena kalian anak jurusan PWK atau geologi) mengerjakan pemetaan dan semacamnya, kalian pasti membutuhkan peta untuk dasarnya, kan?
Biasanya untuk mendapatkan peta wilayah dalam format SHP kamu perlu dateng ke BAPPEDA atau DPTR wilayah setempat, dan biasanya untuk mendapatkan peta itu prosesnya tidak mudah. So, agar menghemat waktu kalian, ada cara mudah mendapatkan PETA WILAYAH INDONESIA SHP. Lets follow the step!
1.        Buka website tanahair.indonesia.go.id

2.        Tekan tombol DAFTAR/ MASUK di pojok kanan atas
3.        Lakukan pendaftaran jika belum memiliki akun dengan mengikuti tahap tahap yang 
        diinformasikan

4.        Setelah pendaftaran berhasil maka akan dikirimkan nomor verifikasi ke email yang terdaftar. 
        Lakukan verifikasi dengan membuka link yang dikirimkan lewat email
5.        Setelah verifikasi berhasil, keluar dari halaman pendaftaran lalu MASUK dengan username 
        dan password yang sudah dibuat

6.        Kembali ke halaman utama web, lalu dibagian PETA WILAYAH klik DOWNLOAD

7.        Setelah itu halaman akan menampilkan peta Indonesia. Untuk memilih wilayah yang hendak 
        diunduh, arahkan panah ke wilayah yang hendak diunduh petanya, lalu klik kanan

8.        Setelah klik kanan maka akan keluar action box untuk memilih SKALA, pilih skala yang 
        diinginkan atau skala yang tersedia

9.        Klik tanda unduh pada action box, maka file akan terunduh dalam format .rar

10.    Pengunduhan selesai
File yang akan kamu terima berisi peta dengan format .cpg, .dbf, .prj, .sbn, .sbx, .shp, .xml dan .shx. Jadi peta yang kamu dapatkan nanti bisa kamu gunakan untuk segala kebutuhan. Selain itu peta juga berisi peta administrasi desa/ kelurahan, lahan pertanian (ladang, kebun dan sawah), bangunan, cagar budaya, danau, garis pantai, irigasi, jalan, jembatan, kabel listrik, kantor pos, kesehatan, kontur tanah, makam, niaga, pemerintahan, pemukiman, pendidikan, sarana dan lain-lain, tergantung wilayah yang kamu unduh.
Jadi untuk memperoleh peta wilayah tingkat KABUPATEN atau KOTA, maka bisa di unduh langsung di tanahair.indonesia.go.id. Selain itu website tersebut menyediakan banyak informasi yang bisa kamu telusuri sendiri.
Kini kita berada di jaman yang sangat bergantung pada internet, jadi sebagai bangsa yang cerdas dan berpikiran maju, kita harus bisa berpikir praktis namun efektif dan efisien untuk mempermudah kita dalam kehidupan sehari-hari. Semoga postingan kali ini bermanfaat. Ayo sebarkan manfaat dimanapun kita berada^^
Salam perjuangan mahasiswa tua✌
Note: nantikan ceritaku tentang perjuangan mengerjakan skripsi ya. Agar aku bisa segera membuat ceritanya, maka doakan agar proses pengerjaan skripsiku berjalan dengan cepat dan lancar ya, terimakasih💞


2.        

Rabu, 16 Mei 2018

Kutunggu Jomblomu

Postingan ini hanya fiksi belaka. Apabila terdapat kesamaan nama dan karakter tokoh, kesamaan kisah, dan kesamaan yang tidak diduga maka hal tersebut merupakan ketidak-sengajaan. Tapi kalau nantinya terdapat kesamaan nasib, itu derita lo! HAHAHA!
 
   Aku sudah pernah bilang kalo aku orangnya setia? Ya, mungkin sekarang kalian kudu tau kalo aku orangnya ga gampang tergiur rumput tetangga yang lebih hijau.
   Run, sahabatku sejak SMA, janjian untuk makan siang denganku disebuah restoran cepat saji di daerah Tomang. Sudah lama tidak bertemu karena kesibukan kuliah masing-masing, sejak awal bertemu kami langsung heboh melontarkan gosip ini dan itu.
   "Dia udah punya cewe baru, ya?" Tanya Run padaku, dengan indikasi kuat dia sebagai kata ganti mantanku.
   Sebenarnya aku sudah tidak kaget mendengar berita itu, karena aku sendiri sudah menduga bahwa dia sudah punya pacar baru. Tapi saat itu belum ada publikasi dari dia tentang hubungannya.
Run dengan sigap menunjukkan padaku status whatsapp mantanku, dan tertulis nama "Ita" disana. Kini aku tahu siapa nama pacar barunya, setelah sekian lama aku menduga-duga siapa perempuan yang berhasil mengisi hatinya setelahku.
   Tak sampai disitu, aku dan Run membahas tentang tweet dia di twitter. Setelah hubungannya dan pacar barunya di publish, banyak ucapan yang membanjiri twitternya, tentu saja, ucapan selamat.
Sedih? Tidak, aku tidak sedih. Kenapa aku harus sedih? Itulah hal yang harus kupertahankan ketika Run menanyakan kondisiku. Kondisi yang harus kupertahankan hingga aku sampai dirumah tentunya, karena saat sampai dirumah, dikamar tepatnya, dan di malam hari paling tepatnya, aku galau.
   Tanpa sadar jariku mengusap-usap layar smartphone ku dan terbukalah profil twitter seseorang, ya, seseorang itu adalah mantanku. Aku terdiam sejenak, tanpa melakukan apapun, hingga akhirnya aku tersadar aku sedang menatap profil twitternya.
   Dengan buru-buru aku langsung mematikan layar smartphone ku, berusaha menata kembali pikiranku yang entah bagaimana bisa lolos dari pengawasanku. Oh my God, kenapa aku tidak bisa berhenti memikirkannya?
   Kuharap dengan tidur aku bisa melupakan kegalauan malam ini, hingga akhirnya sinar matahari masuk dari sela-sela jendela kamarku, aku terbangun, masih dengan perasaan yang sama dengan tadi malam. Sepertinya ini bukan urusan sepele.
   Sepanjang hari pikiranku tak lepas darinya. Bahkan saat aku makan, nonton, jalan-jalan, dan diam, pikiranku tak kunjung menyerah untuk memikirkannya.
   Kemana saja aku selama ini? Padahal sudah bertahun-tahun lamanya hubunganku dan dia berakhir, tapi kenapa baru sekarang aku galau? Dan aku  tahu jawabannya, karena kini dia tidak lagi ada untukku.
   Setelah berhari-hari lamanya, pikiranku tentangnya tak kunjung hilang. Walau kini aku sudah mulai bisa mengontrol diriku untuk tidak diam dalam kelam (kok bahasanya sedih banget ya), tapi keinginanku untuk berharap masih belum berakhir: berharap nama itu tidak lagi ada di profilnya.
   Hingga suatu hari, aku mengunjungi profil twitternya, dan aku melihat tweet terbarunya penuh dengan rasa penasaran. "Air susu dibalas dengan air tuba." Kemampuan menganalisisku mulai bekerja. Apakah tweet  ini ditujukan untuk pacarnya? Atau temannya? Atau tetangganya?
Dengan sigap akupun membalas tweet itu dengan gerakan jari-jemari super lihai. "Kutunggu jomblomu."
   Dan sejurus kemudian tweet balasann itu sudah terkirim ke mantanku. Aku terdiam, tidak percaya degan kenekadan yang aku lakukan.
   Walau merasa bodoh karna bertindak seperti itu, tapi tidak ada niatan untukku membatalkan apa yang sudah aku kirim. Bodoh memang. Kalian boleh menghujatku sesuka hati.